Text
Kontribusi Lembaga-Lembaga Keagamaan dalam Pengembangan Toleransi Antar Umat Beragama di Indonesia (E-book)
Sebuah fakta yang patut disyukuri bahwa Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, bahasa, budaya, agama, dan lain sebagainya. jika fakta keberagaman tersebut dibiarkan atau malah dibenturkan maka akan menjadi sumber kehancuran dan kesengsaraan bagi masyarakat Indonesia. Untuk itu, semua komponen bangsa ini harus terlibat aktif untuk mengelola keragaman tersebut, dengan cara menanamkan kepada setiap individu dan kelompok akan pentingnya rasa toleransi dan saling menghargai.
Toleransi adalah istilah untuk sebuah sikap menahan diri dari hal-hal yang negatif. Jika dikaitkan dengan perbedaan pendapat dan keyakinan, maka toleransi adalah sikap menahan diri untuk tidak menggunakan cara-cara negatif dalam menyikapi pendapat dan keyakinan yang berbeda. Jadi toleransi adalah sikap lapang dada terhadap prinsip orang lain, tidak berarti seseorang harus mengorbankan kepercayaan atau prinsip yang dianutnya melainkan harus tercermin sikap yang kuat atau istiqamah untuk memegangi keyakinan atau pendapatnya sendiri.
Salah satu komponen bangsa yang dapat mengambil peran penanaman dan pengembangan toleransi antar umat beragama yaitu lembaga-lembaga keagamaan, sebab dengan perangkatnya diyakini lembaga-lembaga keagamaan akan sangat mampu untuk menanamkan nilai-nilai toleransi kepada umatnya sehingga akan terbangun suasana kehidupan antar umat beragama yang harmonis.
Lembaga keagamaan merupakan organisasi yang bertujuan mengembangkan dan membina kehidupan beragama, atau organisasi yang dibentuk oleh umat beragama dengan maksud untuk memajukan kepentingan keagamaan umat yang bersangkutan di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, yang tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup keagamaan masing-masing umat beragama. Peningkatan kualitas keagamaan ini bisa bermakna lahirnya kesadaran toleransi pada masing-masing umat beragama, sehingga kemudian dapat berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Modal sosial dan spiritual secara sederhana dapat diartikan adalah sebuah dorongan atau support dari semua umat beragama. Adapun bentuk dorongan yang paling sederhana dari umat beragama terhadap pembangunan bangsa yaitu menciptakan suasana yang rukun dan damai. Suasana rukun dan damai tersebut akan menjadi kenyataan manakala umat beragama memiliki toleransi.
Tidak tersedia versi lain