Sebagai agama, Islam dapat dilihat sebagai gejala budaya dan sosial. Karena itu gejala agama harus didekati sebagai gejala budaya atau sosial. Disinilah pentingnya peran penelitian agama yang meilhat agama sebagai gejala budaya, dan penelitian keagamaan yang melihatnya sebagai gejala sosial.
Agama tampaknya telah menjadi kesalehan eskapistik yang membiarkan dirinya menjadi symbol yang bisu bahkan acuh terhadap kemungkaran social yang terus berlangsung.Semestinya agama mengambil prakarsa untuk mempertanyakn keadaan social eknomi yang timpang, tidak hanya dalam bentuk menanamkan kesalehan ritual, tapi yang lebih penting dari itu, yaitu mewujudkan kesalehan social yang mampu membongka…